Sepetik Kesan tentang Higashi-hiroshima
Sudah hampir sebulan kami menempati tempat baru, barang-barang yang di kardus sebagian besar sudah dibereskan begitu pula furniture yang sudah dirakit oleh aa dan dibantu oleh asisten Faza (re : direcokin). Alhamdulillah ‘ala kulli hal aku sendiri merasakan nyaman tinggal di sini tidak kalah nyaman dibandingkan dengan di Tokyo dulu, seperti nya memang definisi rumah saat sudah berkeluarga adalah dimanapun asalkan bersama-sama. Walaupun memang fasilitas tidak sebanyak di Tokyo dulu, sebenarnya aku pun tidak tinggal di pusat Tokyo, namun untuk memudahkan bayangan teman-temana maka nya ku sebut saja Tokyo yah. Rumah kami yang dulu satu jam jaraknya dari pusat Tokyo, setengah jam dari Shibuya. Perbedaan yang paling terlihat salah satu nya adalah ketersediaan publik transportasi di sini. Maksud ku di sini bukan tidak ada nya publik transportasi, namun memang jarang lewat nya, contoh nya saja bis. Berhubung rumah kami yang sekarang cukup jauh dari stasiun, kurang lebih 2 km jaraknya dan aku ...